Feeds:
Posts
Comments
STYLE
Yang seharusnya ada didalamnya, adalah sebagai berikut :
1. Panjang Kalimat
  • Informasi mudah dimengerti
  • Menggunakan kalimat yang singkat dan sederhana
  • Kalimat antara 13-21 per kalimat
  • Apabila terdapat kata-kata yang tidak diperlukan sebaiknya di hapus

2. penomoran dalam tampilan

  • Nomor dalam text
  • bab, bagian, halaman dan bagian nomor
  • angka terkait dengan unit
  • tanggal
  • waktu
  • nomor telepon

3. highlighting

  • Penebalan dalam tulisan ( Bold )
  • Untuk mengubah tulisan menjadi miring ( Italic )
  • Untuk memberi garis bawah pada text ( Underlining )
4. Capitalisation
  • Huruf Besar
  • Huruf Kecil
  • Leading capitals
5. Humour, boleh menggunakan gambar lucu tetapi tidak jorok
6. Bahasa yang jelas, akurat dan gunakan bahasa yang jelas

DEFINISI DARI SEBUAH KEBUTUHAN INFORMASI

 

Mendefinisikan kebutuhan:

Proses mengidentifikasi dan mendokumentasikan data yang dibutuhkan oleh user dalam sebuah database untuk memenuhi kebutuhan informasi saat ini dan masa yang akan datang.

2 Jenis informasi yang harus diperhatikan:

1.      Informasi yang menjelaskan struktur data, seperti entitas, atribut, dan relasi. Informasi ini biasanya dinyatakan dalam bentuk grafik seperti entity-relationship diagrams (E-RD).

2.      Informasi yang menggambarkan aturan atau batasan yang  dapat menjaga integritas data. Biasanya disebut aturan bisnis (business rules), batasan-batasan ini harus di tuangkan dalam data dictionary/directory (atau repository) suatu organisasi.

Langkah-langkah dalam Mendefinisikan Kebutuhan

  • Mendefinisikan Lingkup
  1. Memilih Metodologi
  2. Mengidentifikasi Pandangan User (User Views)
  3. Model Data Struktur
  4. Model Database
  5. Mengidentifikasi Kebutuhan Operasional

Pengertian Informasi:

Jadi, secara umum informasi adalah data yang sudah diolah menjadi suatu bentuk lain yang lebih berguna yaitu pengetahuan atau keterangan yang ditujukan bagi penerima dalam pengambilan keputusan, baik masa sekarang atau yang akan datang.

Untuk memperoleh informasi yang berguna, tindakan yang pertama adalah mengumpulkan data, kemudian mengolahnya sehingga menjadi informasi. Dari data-data tersebut informasi yang didapatkan lebih terarah dan penting karena telah dilalui berbagai tahap dalam pengolahannya diantaranya yaitu pengumpulan data, data apa yang terkumpul dan menemukan informasi yang diperlukan.

PENULISAN DRAF PERTAMA

Peraturan : 
  1. Seorang Editor harus membaca detil apa saja yang dibuat dokumenter
  2. Seorang Editor sering membaca ulang lagi
  3. Belajar dari kesalahan
  •  Chapter
  1. Didalam sebuah buku harus ada chapter, minimal satu chapter, hal ini diperlukan untuk memberikan garis besar tentang isi buku. Serta dilengkapi dengan sebuah index
  2. Memungkinkan sebuah buku ada chapter, tetapi harus ada judulnya
  • Sections and subsection
  1. Detail dari chapter
  2. Seharusnya ada satu kegiatan atau minilal satu
  • Paragraf
  1. Kalimat utama yang mendukung dari sebuah ide  penjelas
  2. Jangan menggunakan satu baris kalimat dalam satu paragraf karena terlalu pendek
  3. Beri jarak
  4.  Jangan memisahkan kalimat paragraf dengan page break
  • Appendices
  1. Merupakan daftar dari kata
  2. Menjelaskan suatu informasi dengan berdasarkan huruf depan
  • Headings
  1. Pembaca ingin melihat ide pokok pikiran yang ditampilkan penulis
  2. Harus sesuai dengan isi
  3. Lebih relevan terhadap isi
  4. Untuk pemilihan /penulisan kata harus konsisten

RAGAM JENIS DARI SEBUAH BUKU

Buku yang dikatakan baik itu, buku yang seperti apa ?

Buku yang baik itu relatif tergantung dari pembacanya mengerti atau tidak tergantung daya tangkap mereka. Sedangkan menurut Crosby, 1979 buku yang baik itu tergantung kebermanfaatannya memenuhi kebutuhan user.

” Buku yang baik, adalah buku yang bermanfaat untuk pembacanya”

  • Persyaratan dari sebuah buku yang baik adalah:
  1. Buku itu harus mempunyai nilai tambah/manfaat
  2. Buku yang bagus pasti berkualitas
  3. Informasi yang dibutuhkan lebih mudah diakses/diperoleh
  4. Customernya tidak akan banyak bertannya, bisa lebih cepat belajar
  5. Trainingnya lebih rendah biayanya karena custommernya belajar sendiri
  6. Memberikan batasan yang rendah kepada pembaca, maksudnya adalah yang semula customer tersebut tidak suka baca jadi suka baca buku
  7. Dibutuhkan oleh banyak komunitas
  8. Custommernya tidak banyak telpon kita, tidak direpotkan
  9. Tidak perlu turun ke lapangan untuk membenahi karena usernya sudah punya buku petunjuk
  10. Meningkatkan penjualan
  • Untuk mendapatkan kualitas yang bagus maka perlu:

v  Standart ISO

1.      Pemilihan huruf, formatnya bagaimana

2.      Style penulisan

3.      Penjelasan istilah dengan menggunakan footnote dan endnote

4.      Bahasa yang digunakan dan singkatan kata yang dipakai

5.      Pengaturan publikasinya bagaimana

6.      Daftar Pustaka

7.      Publikasi

v  Orangnya pintar, maksudnya tidak hanya bisa mengetik dan menyalin saja tetapi lebih dari itu.

v       Alat yang digunakan harus canggih

Enam langkah dalam proses menulis:

1.      Menganalisa pembaca

2.      Membuat definisi pokok

3.      Mmbuat detail dari definisi

4.      Memilih style dan format yang digunakan

5.      Menulis manual

6.      Testing manual

Empat model manual yang biasa dibuat bersama software:

  1. Pengenalan manual
  2. Training manual
  3. User manual
  4. Referensi manual

1.      Pengenalan Manual

Potensial customer, mereka mempertimbangkan sebelum membeli

Tujuan:

  1. Menunjukkan unggulan
  2. Menjelaskan kelebihan sehingga menarik orang
  3. Atau buku yang bagus itu mempunyai tiser yang baik dimana didalamnya ada semacam resensi buku, siapa yang menulis

Isi:

  1. Gambaran umum
  2. Bisa buat apa saja
  3. Keuntungannya apa jika kita membeli produk itu

Style:

  1. Harus jelas
  2. Pembaca harus ingin untuk melanjutkan membaca
  1. Training Manual

Tujuan:

  1. Digunakan oleh user yang baru
  2. Memperkenalkan produk
  3. Harus ada pembimbingnya
  4. Konfirmasi
  5. Mempunyai karakter selalu memberi pelayanan dengan baik

Isi:

  1. Ada setiap bab
  2. Ada tujuan dan pembahasan
  3. Tidak membicarakan produknya seperti apa

Style:

  1. Mudah dibaca, sering mengulang perintah-perintahnya serta ada jaminan
  2. Ada intruksi step by step
  3. Antisipasi kesalahan
  4. Harus ada pendamping kalau seperti ini bagaimana
  5. Pembaca harus mengerti, jangan meninggalkan pertanyaan kepada pembaca
  6. User Manual

Tujuan:

  1. Usernya sudah paham terhadap isinya
  2. Memperkenalkan sistem itu bisa apa saja
  3. Bagaimana produk itu digunakan
  4. Menunjukkan caranya

Isi:

  1. Harus fokus, tidak kemana-mana
  2. Menyeluruh, agar orang baca lebih enak

Style:

  1. Tetap ada langkah-langkah tetapi tidak semudah trainingnya, ada customisasi
  2. Masukkan semuanya
  3. Reference Manual

Tujuan:

  1. Kesalahan apapun bisa dicari
  2. Pengetahuannya untuk semua orang

Style:

  1. Menjelaskan langsung
  2. Orang sudah paham alurnya
  3. Tersedia index

Tugas PPA

Tugas PPA DO3

Berebut Kue BOS Buku (textTugasA)

Contoh Dokumen A

Tugas modul 2-A

Resume SIA Pert 2

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DESAIN SIA

PRIMARY ACTIVITY DALAM VALUE CHAIN

1.  Inbound Logistics

Terdiri dari penerimaan, penyimpanan dan distribusi bahan-bahan masukan yang digunakan oleh organisasi untuk menghasilkan produk dan jasa yang dijualnya

2.   Operasi (operation)

Adalah aktivitas-aktivitas yang mengubah masukan menjadi jasa atau produk yang sudah jadi.

3.  Outbound Logistics

Adalah Aktivitas-aktivitas yang melibatkan distribusi produk yang sudah jadi ke para pelanggan.

4. Pemasaran dan Penjualan

Mengarah pada aktivitas – aktivitas  yang berhubungan dengan membantu para pelanggan untuk membeli jasa atau produk yang dihasilkan Organisasi

5. Pelayanan (Service)

Memberikan dukungan pelayanan purna jual kepada para pelanggan. Contoh : Pelayanan Perbaikan dan perawatan.

Support Activities

1.   Infrastruktur Perusahaan

Mengarah pada aktivitas – aktivitas akuntansi, keuangan, hukum, dan administrasi umum yang penting bagi sebuah organisasi untuk beroperasi. SIA adalah bagian dari Infrastruktur.

2.   Sumber Daya Manusia

Melibatkan aktivitas yang berhubungan dengan perekrutan, pengontrakan, pelatihan dan pemberian kompensasi dalam keuntungan bagi pegawai

3.   Teknologi

Merupakan aktivitas yang meningkatkan produk dan jasa

4.   Pembelian (Purchasing)

Termasuk seluruh aktivitas yang melibatkan perolehan bahan mentah, suplai, mesin dan bangunan yang digunakan untuk melaksanakan aktivitas utama.

Bagaimana SIA Dapat Menambah Nilai Bagi Organisasi

  1. Mengembanngkan produk dan pelayanan dengan meningkatkan kualitas dan pengurangan biaya
  2. Meningkatkan efisiensi
  3. Memberikan informasi yang tepat waktu dan reliabel untuk pengambilan keputusan
  4. Memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan
  5. Meningkatkan komunikasi
  6. Meningkatkan penerapan pengetahuan ( berbagi) penerapan

SEBUAH MODEL UMUM UNTUK  SIA

Data dan Informasi

  • Data adalah fakta-fakta yang dikumpulkan, disimpan dan diproses dengan sistem informasi
  • Informasi adalah data yang diorganisir/ diatur, diberi arti dan data yang berguna
Informasi disediakan untuk :

1. External User : Mandatory information

(ex: tax report)

Essential information

(ex : purchase order & cust. Billing)

2. Internal User : discretionary information (kebijaksanaan)

more details & complex report

KARAKTERISTIK INFORMASI YANG BERGUNA BAGI SISTEM  INFORMASI AKUNTANSI

  1. RELEVAN
  2. HANDAL
  3. LENGKAP
  4. TEPAT WAKTU
  5. DAPAT DIPAHAMI
  6. DAPAT DIVERIFIKASI

Nilai Informasi dalam Pengambilan Keputusan

1. Dapat mengidentifikasikan berbagai situasi yang membutuhkan tindakan manajemen.
2. Sebagai dasar untuk memilih berbagai alternatif tindakan
3. Informasi tentang hasil keputusan terdahulu dapat memberikan feedback yang dipakai untuk memperbaiki keputusan mendatang
Pengambilan Keputusan
Dapat tidaknya SIA mendukung pengambilan keputusan tergantung pada : jenis keputusan yang dibuat.Keputusan dapat dikategorikan menjadi :

1.Berdasarkan struktur keputusannya
  • Keputusan terstruktur
  • Keputusan semi terstruktur
  • Keputusan tidak terstruktur

2. Berdasarkan ruang lingkup keputusan

  • Pengendalian operasional
  • Pengendalian manajemen
  • Perencanaan strategis

SIA dan Strategi Perusahaan

Michael porter membagi strategi menjadi 2 strategi dasr bisnis yaitu :

1. Strategi differensiasi produk
2. Strategi biaya rendah

Porter juga membagi 3 posisi strategi dasar yaitu:

1. Posisi strategi brdasar keanekaragaman (variety-based)
2. Posisi strategi berdasar kebutuhan (need-based)
3. Posisi strategi berdasar akses (access-based)

Peran SIA :

  1. Membantu organisasi mempertahankan posisi strategis perusahan
  2. Membantu dalam pengumpulan dan pengintergrasian data baik keuangan maupun non keuangan dalam aktivitas-aktivitas organisasi.

Resume TDA Pert 2

DOKUMENTASI DAN KOMPONENYA

Dokumentasi diperlukan pada setiap tahap proyek. Tahap tersebut adalah perencanaan, spesifikasi desain, pengembangan sistem, user manual, maintenance, source code, dan testing. Berikut ini contoh dokumentasi pada perencanaan proyek.

Pengantar :

Deskripsi masalah, lingkungan masalah, tujuan client, organisasi dan system, solusi dan ruang lingkupnya.
  • Proposal :
Isi dari proposal adalah solusi apa saja yang dikerjakan? User dan hardwarenya bagaimana? Keuntungan dan kerugiannya bagaimana ?
  • Keterbatasan sistem :
Prioritas pelanggan , profil pengguna, usia pengharapan produk (dapat menyimpan data berapa Giga/ Tera), prasayarat kendala (apa mereka dapat menggunakan VB.net? atau hanya sekedar Ms.Word dan Ms. Excel?), kinerja (mereka dapat mengerjakannya atau tidak? Professional atau bias sedikit – sedikit?), solusi alternative, solusi feasible, ketersediaan pada lingkungan pengguna.
  • Estimasi :
 Persiapannya butuh berapa lama? Dan harus sesuai dengan projek yang di kerjakan. Misal :  estimasi waktu
mengerjakan projek menggunakan Ms.Office tidak boleh sama dengan mengerjakan program menggunakan VB.NET?. hal ini dapat membuat pembuatan projek menjadi molor.
Kita harus mengelola jadwal seminimal mungkin dan seefektif mungkin.
Antara staf dan organisasi harus ada pembagian job yang jelas.
Budget harus di tentukan sematang mungkin dan kemungkinan resiko yang terjadi.
Kelebihan dan kekurangan (Cost / Benefit). Analisa resiko harus dapat dimimalisasi.
Dokumen yang diberikan apa saja? Seperti surat, proposal, laporan dll. Perangkat lunak apa saja yang dibutuhkan (aplikasi). Dan Perangkat keras apa saja yang dibutuhkan. Contoh : Jaringan, computer, server dll.
  • Prosedur :
  1. Pada model proses dicek jangan sampai ada yang salah.
  2. Metodologi yang digunakan apa saja?
  3. Standarisasi dan jaminan kualitas.
  4. Data pengujian dan sumber data.
  5. Kriteria dan akseptasi dan metoda pembayaran.
  • References :
Dokumentasi harus sesuai dengan aplikasi. Kamus istilah untuk mencari data jangan terlalu ribet /ruwet agar dapat dicari.Kontrak yang diusulkan.
  • Dokumentasi Spesifikasi Desain
  1. Pendahuluan, berisi mengenai garis besar proyek samapi dengan tujuan dibuatkan sebuah aplikasi
  2. Spesifikasi singkat, merupakan deskripsi penjelasan singkat dari aplikasi yang dibuat fiturnya apa saja, kelebihannya apa
  3. Desain arsitektur
  4. Desain secara detail
  5. Referensi

Resume PV 1 Pert 1

MENGENAL VISUAL BASIC

Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh orang yang baru belajar membuat program. Hal ini lebih mudah lagi setelah hadirnya Microsoft Visual Basic, yang dibangun dari ide untuk membuat bahasa yang sederhana dan mudah dalam pembuatan scriptnya (simple scripting language) untuk graphic user interface yang dikembangkan dalam sistem operasi Microsoft Windows.

Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang sangat mudah dipelajari, dengan teknik pemrograman visual yang memungkinkan penggunanya untuk berkreasi lebih baik dalam menghasilkan suatu program aplikasi. Ini terlihat dari dasar pembuatan dalam visual basic adalah FORM, dimana pengguna dapat mengatur tampilan form kemudian dijalankan dalam script yang sangat mudah.
Ledakan pemakaian Visual Basic ditandai dengan kemampuan Visual Basic untuk dapat berinteraksi dengan aplikasi lain di dalam sistem operasi Windows dengan komponen ActiveX Control. Dengan komponen ini memungkinkan penguna untuk memanggil dan menggunakan semua model data yang ada di dalam sistem operasi windows. Hal ini juga ditunjang dengan teknik pemrograman di dalam Visual Basic yang mengadopsi dua macam jenis pemrograman yaitu Pemrograman
Visual dan Object Oriented Programming (OOP).
Visual Basic 6.0 sebetulnya perkembangan dari versi sebelumnya dengan beberapa penambahan komponen yang sedang tren saat ini, seperti kemampuan pemrograman internet dengan DHTML (Dynamic HyperText Mark Language), dan
beberapa penambahan fitur database dan multimedia yang semakin baik. Sampai saat buku ini ditulis bisa dikatakan bahwa Visual Basic 6.0 masih merupakan pilih pertama di dalam membuat program aplikasi yang ada di pasar perangkat lunak nasional. Hal ini disebabkan oleh kemudahan dalam melakukan proses development dari aplikasi yang dibuat.

 

1.2. Interface Antar Muka Visual Basic 6.0

Interface antar muka Visual Basic 6.0, berisi menu, toolbar, toolbox, form, project explorer dan property seperti terlihat pada gambar 1.1. berikut:

Pembuatan program aplikasi menggunakan Visual Basic dilakukan dengan membuat tampilan aplikasi pada form, kemudian diberi script program di dalam komponen-komponen yang diperlukan. Form disusun oleh komponen-komponen yang berada di [Toolbox], dan setiap komponen yang dipakai harus diatur propertinya lewat jendela [Property].
Menu pada dasarnya adalah operasional standar di dalam sistem operasi windows, seperti membuat form baru, membuat project baru, membuka project dan menyimpan project. Di samping itu terdapat fasilitas-fasilitas pemakaian visual basic
pada menu. Untuk lebih jelasnya Visual Basic menyediakan bantuan yang sangat lengkap dan detail dalam MSDN.

Toolbox berisi komponen-komponen yang bisa digunakan oleh suatu project aktif, artinya isi komponen dalam toolbox sangat tergantung pada jenis project yang dibangun. Komponen standar dalam toolbox dapat dilihat pada gambar
1.2 berikut ini.

1.3. Konsep Dasar Pemrograman Dalam Visual Basic 6.0

Konsep dasar pemrograman Visual Basic 6.0, adalah pembuatan form dengan mengikuti aturan pemrograman Property, Metode dan Event. Hal ini berarti:

(1) Property

Setiap komponen di dalam pemrograman Visual Basic dapat diatur propertinya sesuai dengan kebutuhan aplikasi. Property yang tidak boleh dilupakan pada setiap komponen adalah “Name”, yang berarti nama variabel
(komponen) yang akan digunakan dalam scripting. Properti “Name” ini hanya bisa diatur melalui jendela Property, sedangkan nilai peroperti yang lain bisa diatur melalui script seperti :
Command1.Caption=”Play”
Text1.Text=”Visual Basic”
Label1.Visible=False
Timer1.Enable=True

(2) Metode

Bahwa jalannya program dapat diatur sesuai aplikasi dengan menggunakan metode pemrograman yang diatur sebagai aksi dari setiap komponen. Metode inilah tempat untuk mengekpresikan logika pemrograman
dari pembuatan suatu prgram aplikasi.

(3) Event

Setiap komponen dapat beraksi melalui event, seperti event click pada command button yang tertulis dalam layar script Command1_Click, atau event Mouse Down pada picture yang tertulis dengan Picture1_MouseDown. Pengaturan event dalam setiap komponen yang akan menjalankan semua metode yang dibuat.

1.4. Membuat Project Baru

Untuk memulai pembuatan program aplikasi di dalam Visual Basic, yang dilakukan adalah membuat project baru. Project adalah sekumpulan form, modul, fungsi, data dan laporan yang digunakan dalam suatu aplikasi. Membuat projrct baru
dapat dilakukan dengan memilih menu [File] >> [New Project] atau dengan menekan ikon [new project] pada Toolbar yang terletak di pojok kiri atas. Setelah itu akan muncul konfirmasi untuk jenis project dari program aplikasi yan akan dibuat seperti terlihat pada gambar 1.3. berikut.

Selanjutnya pilih Standard EXE dan tekan [Ok]. Lalu muncul tampilan dari Standard Exe seperti pada gambar 1.1. Dengan demikian project sudah siap dibuat. Dalam pembuatan project sebelumnya double click pada form yang terbuat maka
adak terlihat jendela tersembunyi (hidden windows) yang berupa jendela untuk pembuatan program atau jendela kode (code windows). Hal ini Dapat dilakukan dengan cara memilih ikon jendela form atau jendela kode yang ada di [Project
Explorer]. Hal ini dapat dilihat pada gambar 1.4 dan gambar 1.5

Pada jendela form, pengguna dalam membangun tampilan dari program aplikasi yang akan dibuat dengan mengatur komponen-komponen baik letak, properti dan eventnya. Untuk mengambil suatu komponen dari [Toolbox] dapat dilakukan dengan click komponen tersebut, kemudian clik atau tarik pada posisi yang benar pada form.
Sebagai contoh mengambil label dari Toolbox dapat dilakukan dengan cara seperti gambar 1.6 di bawah ini.

Langkah-langkah mengambil label dari toolbox untuk dipasangkan dalam form adalah sebagai berikut:
(1) Click ikon [Label] pada [ToolBox]
(2) Pindahkan ke posisi dimana label itu akan diletakkan
(3) Clik dan tarik sampai ukurannya benar lalu lepaskan

Catatan:
Jangan lupa untuk mengatur property name dari setiap komponen yang digunakan, karena name merupakan identitas obyek yang akan digunakan dalam menulis program.

Langkah berikutnya adalah memberikan teks pada label, misalkan “Hello world”, maka piliha properti Caption, dan isi dengan Hello world. Hasil tampilan program adalah sebagai berikut:

Dan untuk menjalankan program click ikon Run ( ) pada toolbar atau pilih menu [Run] >> [Start], atau dengan tekan tombol [F5]. Sehingga hasil program adalah: